kesempatan ke-2

gw di berikan kesempatan kedua untuk membuktikan

sebuah harapan untuk memperbaiki keadaan menjadi normal kembali. seperti sediakala.

ya,mengalah. mangalah menjadi tameng gw untuk menjelaskan pada kalian. membuat sebuah opini bahwa gw tidak salah menurut sudut pikir gw saat ini. seperti ingin buru-buru dan cepat selesai saja. tapi memang seprti itu adanya.

yang membuat beban adalah mencari apa sebenarnya salah gw dan dimana lalu mencoba memperbaikinya sesuai versinya. dia yang memberi gw kesempatan ke-2.

gw mengikuti alurnya. dia yang memberi gw kesempatan ke-2.

tapi,sepertinya dia yang memberi gw kesempatan k-2 juga ragu.

gw pun ragu,bisa gak ya memperbaiki apa yang menurut dia yang memberi gw kesempatan k-2 dengan baik dan benar.

No comments yet. Be the first.

Leave a Reply