terburit-birit,anjing yang melolong…

malam itu sangat sepi…

hanya ada cahaya bulan yang sudah mulai remang tertutup oleh kabut malam,

hanya ada dasah napas yang sudah terputus-putus akibat lelah kehabisan oksigen yang terkonsumsi dengan berat. dipacu untuk memompa napas panjang dan banyak.

hanya da lolongan anjing yang telanjang,

dengan ikat tali panjang yang ujungnya masih terikat dileher melambai-lambai ke udara…

aku dikejarnya kerena mencuri persediaan makanan di sana,

terkotak-kotak

ketika gw melihat mereka yang terjadi adalah adanya sebuah rangsangan dalam otak mengirim sebuah sinyal pencitraan dari bayang-bayang mereka sebuah warna-warna perimer yang terdistorsi.

entah biru kecoklatan. entah merah kejinggaan. entah putih kehitam-hitaman.

gw merasa terjadi sebuah pengkotak-kotakan warna.

kenapa terjadi sebuha pengkotak-kotakanpun gw masih belom paham.

seperti gerak jantung yang selalu berdegup dan suatu ketika akan berdetak kencang ketika tersontak kaget,mencitraan dengan warna yang terdistorsi inipun gw masih belom paham…

apakah manusia memang sudah terkotak-kotak ketika akan dilahirkan dengan pengkotak-kotakkan ketika janin itu saat masih didalam surga dan masih dalam hasrat ketika didunia?

mata dan hati gw memang harus sering bertemu…