August 15, 2008
bisnis
kalo kere dan gak berpenghasilan tinggi sebagai mahasiswa,kerja apa ajah di lakukan yang penting harus ASYIK!
yah,karena belom sebagai tuntutan baget,walau masih di subsidi oleh orang tua tapi nyari pengalaman untuk mendapatkan diut,bolehLah…
beberapa bisnis yang dilakukan oleh gw adalah mengumpulkan kertas bekas dan jual celana/baju bekas.
kok,bekas kabeh?
yah,itu yang menarik,mungkin sebelumnya harus ada yang di garis bawahi bahwa barang bekas ini bisa menghasilkan duit juga,modalnya jejaring.
kertas bekas
untuk mengumpulkan kertas bekas,ini dalah usaha kawan2 dari PALAKA untu dana usaha,kita menyebarkan famplet yang indah ke kosan2. di dalam famplet itu ada kontak person yang bisa di hubungin dari beberapa provider. jadi,lo tinggal pilih mau ngubungin sapa sesuai dengan sim card yang lo punya (biasanyakan sms ke sesama lebih murah!)
jika ada panggilan,kita sudah siap dengan timbangan,diut dan 2-3 motor untuk mengangkut kertas2 tsb.
kalo mau lebih mahal,kertas2 harus dipisahkan sesuai dengan jenisnya.
kalo kertasnya di campur,harganya lebih murah.
kertanya kita ambil,akan kita jual lagi ke penadah. biasanya,kalo dijual lagi kita untung 50-100% per kilogramnya. hasil penjualan akan di bagi2,50% untuk kas sisanya akan di bagi lagi ke para pendulang kertas bekas berikut ganti transport.
nantinya,hasil simpanan akan kami gunakan untuk membeli alat daur ulang kertas,sebagai bentuk memanfaatkan sampah dan menjaga keindahan ibu pertiwi.
paling banyak orderan kalo bulan wisudaan.
baju bekas
usaha gw lainyanya adalah jual baju bekas. ini adalah usaha kelas dalam menyongsong KKL di bali. stok barang di dapet dari sumbangan kawan2 sendiri dan hasil maling jemuran (hah ha! gak deng..) tapi,hasil memalak kawan2 yang lain jurusan atau lain angkatan.
baju2 tersebut akan di kumpulkan di salah satu kosan anak2 kelas gw.
lalu,kami akan menjualnya pada minggu pagi di simpang 5. AWUL-AWUL,begitu orang semarang menyebutnya.
lo tau gak kita persiapan jam berapa?
jam 4 pagi2 buta!!!!
pada jam segitu harus standbay,mengangkut baju2 ke dalam mobil dan segera meluncur ke simpang lima. mencari tempat yang bagus sesuai dengan fengsui dan ramalan weton agar laris manis tanjung kimpul. kemudian bergantian,bagi yang muslim untuk shalat subuh di masjid yang gak jauh dari kawasan simpang lima.
gw juga hgak paham sama karakter masyarakat semarang,baju bekas pun laku terjual. jadi,mereka dateng ke simpang 5 memang niat untuk belanja,bukan berolah raga. dan anehnya lagi,celana jeans sobek2 laku terjual. edan!
tapi,menguntungkan bagi kami sang penjual.
omzet skali jualan lumanyanlah antara 250ribu-500ribu sekali jualan.
Filed by kopidanmalam at 7:47 pm under Uncategorized
1 Comment