larut

kayak kopi dan gula dalam gelas yang berisi air panas. diaduk dan melarut semuanya.
2008. 21. semuanya larut begitu aja,januari. lalu april dan april. kemudian,kembali ke maret. dan,menjelang akhir smester. menjadi satu dalam kehangatan yang sebenernya pekat namun manis dan candu.

tidak terjerumuskan,hanya saja sebelumnya gw sudah mengira tapi tidak mengira seperti ini. 2008. larut begutu aja.

seperti warna hitam pekat kopi yang ternyata candu bersama nikotin,manis…

kalo sudah larut yang ada hanya sebuah perbuatan,eman-eman.
kalo begitu,NIKMATI AJA!

larutnya kopi yang kasar begitu juga gula karena segelas air panas dan gerakan mengaduk yang rata.

kopi yang hitam. gula,manis. air yang panas dalam sebuah wadah. dan,gerakab mengelilingi keliling bagian dalam gelas.

seruput di larut malam menikmati larutan kopi manis dan sebatang rokok…
sruupts!!!

ucapan terimakasih

u/ semua yang berdiri tegak.
menatap langit dengan teguh dan melihat sekitar dengan bijak.
u/ semua yang berlari dengan waktu atas sebuah cita2.
u/ semua yang berani menapaki dasar laut yang dingin&puncak yang selalu berkabut.
u/ semua yang bijak terhadap alam dan berkomitmet terhadap komitmen.

untuk semua yang bergembira dan tersenyum.

untuk yang selalu mendukung, semua yang bersemangat.
untuk semua yang selalu memanjatkan doa untuk LindunganNya terhadap diri uat manusia.
untuk semua yang bekerja kesar untuk perdamaian dunia.
untuk semua yang fokus untuk stabilitas ketahanan pangan dunia.

untuk semua yang bersabar dan iklah atas apa yang diberikanNya dan selalu berjuang terhadap sebuah perubahan.

terimakasih…

dimensi waktu disana. ketika gelap…

ketika senja sudh menunaikan tugas,cahaya bulan datang di antara gelap malam.
malam yang sunyi. sesunyi dimensi waktu di sana.

ketika gerak langkah yang hati-hati,dan ragu.
semua dalam langkah yang terpikirkan terlebih dahulu.
dan disaat semua keraguan menguasai diri,meningkat  menjadi sebuah ketakutan. ketika itu yang ada dalam benak adalah bertindak lalu berpikir!

saat seperti itu yang ingin dirasa.
tanpa sebuah keraguan melangkah,memutuskan,dan menjalani. ketika ada halangan yang terpikir adalah mendobrak semua halangan itu. membunuh,menikam dan bergerak kembali tanpa berpikir akan akibat tindakan itu… hah ha!

dimensi waktu disana. ketika gelap…

y

kata kunci : mendengarkan, dengan benar benar mendengarkan, lalu amati kapan harus berbicara dan bertindak bikin orang itu percaya atau mau menumpahkan semua isi kepala dan hatinya pada kita bicaralah seperlunya namun berbobot tidak beraroma menasihati atau mendikte cara pandang dan berpikirnya terbalik,misalnya kita jadi dia.

wakakak,lo bisa bayangin kalo kata kuncinya sebanyak itu,,bab 1-4 berapa tebelnya!!
hanya ada di kampus kehidupan!

kerjasama

apa yang bisa di sebut dengan sebuah kerjasama jika mengajak makan malam adalah sebuah hutang–di hari kemudian?

maaf jika selama ini aku mendekati dengan cara yang berbeda yang kau atau bahkan aku saja tidak mengerti. yang beda itu indah kok,jangan membebek oleh pola-pola orang terdahulu. jika saat ini kau belum bisa bekerja sama dan jalur yang aku pilih terlalu kaku jangan salah kan ayam berkokok pagi hari.

jika,kau sudah sadar apa yang terjadi. seharusnya respon yang di berikan adalah seperti apa yang kita pernah diskusikan di tengah malam itu.

aku membantu mu,beberapa kali. sadarkah?

atau memang aku yang tidak pernah sadar bahwa metoda yang laukan terlalu naif dan kuno?

hah ha,aku memang kuna. tapi bukan berati tidak memperhatikan jendela!

mari kita kerjasama dan sama-sama bekerja. yang ku ingin hanya senyum mu. senyum mu.

lain kali,jika aku mengajak makan malam, bukan berati itu sebuah jawaban atau pertanyaan.

:)

balik

boarding school mendidik kurang lebih 3 tahun.
banyak suka duka dan cerita.

ketika lampu kamar mati, harus mengendap-endap ketika asrama sepi dan menganti lampu kamar mandi dengan lampu kamar yang udah putus.

ketika harus berbagi cerita bersama malam walau mata sudah kantuk gila.

ketika bersama menagis di awal semester karena homesick.

bersama memanjatkan doa agar arwah Beliau tenang dan amal ibadah Beliau di terima disisiNya,bersama menngulang kejadian konyol akan sebuah perdebatan antara Pancasila dan Syariat Islam.

berlari,menedang,memukul.
berebut potong ayam paling besar,menyapu lantai masjid.
bersalaman. melupakan dendam. bekerjasama.

mungkin sebuah berkah seorang manusia,dapat memutar ulang kejadian beberapa tahun lalu. tersenyum dan melupakan kejadian yang baru terjadi meluka hati.

jalur

sebelum melakukan pendakian atau perjalanan ada baiknya kita orientasi medan (ORMED) dulu. untuk survey jalur  yang akan di tempuh.

catatan perjalanan para pendaki sebelumnya bisa menjadi sebuah gambaran  medan yang akan kita tempuh nantinya.

namun, yang akan berubah adalah cuaca sekitar yang kadang tidak bisa di prediksi.
kadang seperti akan turun hujan besar ternyata tidak hujan. seperti cuaca bersahabat ternyata turun kabut dan gerimis.

nampaknya,sama seperti yang gw alami saat ini di jalur hidup gw.
seharusnya berlimpah ruah untuk membiayai segala persiapan PKL SP KKL dan Kegiatan2 yang sudah direncanakan harus pupus harapan. atau sekedar melihat adik2 gw yang akan kuliah tahun ini. sial.

gilee benerr,Ndro!

jalur seperti ini memang kagak pernah disa di duga.
seharusnya bisa untuk sebuah  kegiatan yang menantang ternyata gw di tantang untuk survive bebelum akhir bulan. edan.

yang ada adalah seketika terpikirkan sebuah VANDALISME.
ah.. otak sudah tidak bisa meramu apa itu logika dan perasaan. tuan perut terlalu menuntut dan mengontrol sedang logika yang berbanding lurus denganlogistik tidak bisa di integralkan atau di macam-macamkanlah.

mau di encerkan dengan asam amino atao dengan aquadest gak mempan.

jalur ini harus di lalui dengan segala rintangannya

, (koma)

membajak kamar,
menjajah komputer,
membiarkan beberapa kebul nikotin,
membiarkan beberapa gelas kafein,
mendendangkan MOBIL TUA - KOES PLUS,

menunggu fajar,
meikmati lagu fajar-NAIF,
menikmati kokok ayam pagi buta,
menikmati sisa dingin semalam,
membiarkan sisa kantik dengan beberapa huruf ayat suci,

terbangun dengan panggilan tak terjawab 48,
terjaga kerena pesan singkat,"puasa gak lo?",
bergerak karena sebuah panggilan,"om,jadi jualan g? subuhnya di kosan gw aja",

koma (,) itu pasti ada sebuah lanjutan katakata setelah kalimat sebelumnya.

HARUS?

harus semua di pertanyakan dengan segenap pertanyaan yang ngejeliment?

yang mana,maksud pertanyaan dan jawaban akan bersebrangan sangat jauh karena inti dari yang ditanyakan tidak jelas,dan jawaban akan mengawang dari pertanyaan.

nah,sekarang.
akan sangat nanggung sekali jika semua yang sudah di perjuangkan,berakhir oleh sebuah perasaan TAKUT dan MALAS.

banyaknya tanggung jawab bukan berati menjadi beban yang sangat membebani.
semua itu dapat dinikmati jika ada sebuah usaha untuk menikmatinya.

DILARANG UNTUK SAAT INI BERPIKIR NGEJELIMET.

HARUS?