“orang baik?”

"apakah gw orang baik?"

"menurut gw lo bukan orang baik"

"biasa aja"

"sumpe,lo tuh orang paling baik yang gw kenal"

"najis lo!"

"hmm.. yah,kadang baik. kadang nyebelin. tapi,banyak nyebelinnya"

"hmm,gw gak tau!"

"kagak! nyebelin!!"

"beh.. lo tuh cadas"

"cap cuus"

bla bla bla bla…

****

semua orang punya hak atas pandangan yang ia rasakan dan ia lihat.
semuanya. terserah.

****

sebuah kata dan sebuah ucapan

apa yang harus dilakukan ketika yang akan dilakukan itu kita tidak tau?

apa yang harus di ucapkan ketika harus mengucapkannya kita tidak tau?

sabar,dik..

hfuufff…

sabar,dik.
sabar atas yang semua kita yakini bersama.

memang jalan ini yang ku pilih untuk ku tempuh. untuk sebuah keyakinan. keyakinan ku. kita memang ada dalam sebuah ruang yang berbeda,tanpa sebuah sekat namun berjarak jauh. jarak bukan halangan bagi kita –mungkin,keegoisanku,jarak bukan masalah ku– untuk tidak saling memuja dan memberi sebuah kasih satu sama lainnya (antara kita berdua).

dik,ini semua proses. aku dulu juga pernah mengalaminya. berat memang. berat.
sekali lagi ini proses,untuk kita berdua.

aku disini bukan karena tanpa sebab.

dik,jangan menagis lagi. hati ku tak kuat untuk menahanya.
walau semua kata yang keluar dari mulut ku –yang tersambung kepada mu dengan jaringan nirkabel antar satelit–   adalah kalimat tegar tapi mata ku tak tahan menahan air mata. aku menangis. aku tak kuat.

kau anak yang baik,dik.
anak yang solehah.
anak yang selalu membuat ku bangga.

yah.. memang aku bukan seorang abang laki2 yang baik.
bukan seorang lelaki yang jantan untuk bisa menyelesaikan masalah dengan bagus.
aku hanya seorang pembelajar. bodoh.

aku berusaha untuk menjadi terbaik bagi mu.
hanya untuk mu.
untuk mu.

dik,jalan mu masih panjang.
perjuangan mu sudah panjang pula.
jangan menyerah.

apapun itu pilihan mu,aku terima.
jarak ini memang kadang menjadi penghalang kita untuk bisa saling memeluk.
untuk bisa mencium kening mu.
untuk bisa membelai rambut mu.
atau sekedar menggenggam jemari mu yang indah…

apapun itu pilihan mu aku terima. aku mendukung.

maaf,dik..
aku saat ini belum bisa menjaga mu dari dekat.
membunuh semua hal yang membuat mu takut.

abang janji..
secepatnya abang pulang,hanya sekedar melihat matamu yang cerah
secapatnya abang pulang,untuk selalu ada di dekat mu.

untuk bisa memeluk mu dengan sejuta kasih…
untuk bisa mencium kening mu…
untuk bisa membuat mu merasa aman…

sabar ya,dik…
ini proses kita.

-abang-

BANGGA dan SELAMAT

gada ada yang bisa gw berikan selain rasa bangga dan ucapan selamat buat lo
(walo itu jarak jauh dan di sebuah dunia entah berantah ini,.. hmm,mungkin juga  lo gak baca wahah ha^^,GPP).

entah apa yang terjadi ketika itu,semua adalah secara langsung dan tak langsung usaha lo sendiri. kalo ada klaim ini karena masukan2 gw,lo agak salah menafsirkannya. karena tanpa pencernaan yang ada di diri lo,masukan2 gw hanya sekedar sampah yang langsung di ekskresikan oleh alat pencernaan lo.

lo yang ngebangun semua rasa percaya diri dan kemampuan untuk bertahan diri.
lo sendiri sebenernya uang mempompa semangat,gw hanya sekedar pemicu–gak lebih.

minyak tanah itu semua ada di tekad lo.

yah,memang saat ini,bukan yang lo harapkan ketika kita diskusikan sore itu.
tapi,setidaknya satu dari dua yang lo harapkan sudah terkabul. masih ada kesempatan ketika 2 juli,Ke..

kalo emang,lo bisa terpacu–seperti yang lo bilang sore itu– gw yakin lo bisa,tembus apa yang lo harapkan. kerena padjajaran,bukan sembarangan.dan,Lo bisa.

gw bangga dan selamat!!!

nb: semoga kita semua di berikan Petunjuk oleh Allah. di berikan HidayahNya dan selalu dalam lindunganNya. Ampunilah dosa Kami,Tuhan.
(Doa’in Cie juga)

sebuah asa untuk sebuah keyakinan

manusia punya ideal yang masing-masing.
sehingga mahluk yang merdeka itu adalah mahluk yang bisa mengidealiskan apa yang menjadi ideal bagi dirinya. betul?

(terserah di jawab apa.)

manusia mempunyai cita2 yang berbeda dengan manusia lain. ini adalah rahmat dariNya.

saat ini,ada beberapa manusia yang sedang mengalami apa yang gw alami dulu.
3 tahun yang lalu tepatnya.

manusia dengan akselerasi yang bagus dan ketahan yang tinggi.
manusia denganharap dan cita2 yang besar.
manusia dengan sara cinta yang luas.

satu,gw panggil beliau dengan sebutan Cie (baca: shi)
satu lagi,gw panggil beliau dengan  sebuatan Ke (baca ‘E’ seperti menyebut kakek)

yang bisa menolong beliau2 di atas adalah dirinya sendiri tapi yang bisa menuntun adalah hati nurani dan dorongan juga cerita pengalaman yang pernah di rasa.

adalah yang menjadi sumber tenaga adalah manusia mempunyai cita2 sendiri.
adalah yang menjadi sumber tenaga adalah manusia mempunyai ideal sendiri.
adalah yang menjadi sumber tenaga adalah manusia mempunyai harapan sendiri.
adalah yang menjadi sumber tenaga adalah manusia mempunyai keyakinan sendiri.

manusia yang mempunyai harapan tidak akan pernah mati walaupun jam di seluruh negara mati.

harapan (asa) adalah sebuah pijakan untuk senuah keyakinan.

ke,cie,,semangat selalu ya…

akhir pekan di sebuah pulau

hmm..
akhir pekan ini mungkin sebaian kawan gw sedang berjibaku dengan diktat2 dan jurnal2 juga potokopian bahan dosennya.

gw?
menikmati sunset. meikmati terumbu karang. menikmati padang lamun (ati2 gatel…). mengelilingi pulau di tepiannya. mungkinjuga menikmati rasa seber seorang ‘wanita’ karena sebuah kata kasar gw (wahah ha.. gw tertawa karena tidak ingin memperpanjang. alesannya mungkin sedang "raceway").

itu yang ada di kepala untuk akhir pekan ini. mau melonjat jauh dari kotak yang jemu san sumuk ini! semoga apa yang ada dalam bayang akan praktikum besok (ha?! lo mash praktikum,pank???!! haree genee?? wahah haha.. seperti ini lah sistem yang saya laksanakan di sini ini.)

mungkin akan ada sebuah terikan lantang menentang semua di pulau itu. membuang segala jenuh yang jemu?! membuah segala penat yang berkarat!

mungkin ada sebuah loncatan penuh semangat menghujam permukaan laut dan menendang keluar segala emosi dalam diri bersama terumbu karang uatan yang akan di tanam di sisi barat pulau,,lalu menyembul kembali ke daratan dengan lapang segalanya.

mungkin ada sebuah cerita ceria akan kepada kawan dengan segala bentuk senyum yang beredar di sisi senyum ku sesekali tawa renyah dan gurih.

mungkin juga akan aga ide2 cemerlang yang terproduksi untuk UAS kedepan, untuk KKL kedepan, untuk proker ke depan,untuk masa depan ke depan dan sebuah bagian yang sedang dicari.

akhir pekan di sebuah pulau dengan orang2 merdeka (menurut mereka sendiri) akan sebuah kebebasan yang tak didapan hanya sebuah kebebasan berpikir dan sebuah kritik yang tak sampai sekedar sebuah harapa akan mekanisme yang dirasakan mengekang walau entah mengekang dari sisi mana. yang setidaknya itu bangian dari penghujung kukungan yang mereka rasa dan sekarang sebuah suka cita akan sebuah akhir,bukan sebuah kemerdekaan yang direbut.

ah..
akhir pekan yang indah kalo direncanakan. akhir pekan penuh jingga-jingga senja dan mungkin ada pelangi,karena sore ini hari hujan.

tatap yang menetap

sebuah tatap yang menetap ketika hujan menguyur gerimis di jalanan yang sedang basah.

sebuah tatap yang menetap akan sebuah titik di ujung jalan walau basah walau basah dan walau licin akan selip.

sebuah tatap yang menetap sampai di balik lubuk yang paling suci.

sebuah tatap akan masa depan walau jauh walau kecil tapi ada harap ditik kecil yang jauh itu.

sebuah tatap akan harap agar semua ini yang bencana berakhir dengan tumbuh pohon2 kecil nan hijau dari tangan2 kecil yang bersatu.

sebuah tatap yang menetap akan semuah makna saling yang mengisi seperti jemari tangan yang memliki sela di antara jari-jari lainnya agar dapat saling menggenggam.

hujan sore hari

hari ini sudah 2 hari,sore semarang di hiasi hujan.
pakaian jemuaran kering hingga siang karena sbelum hujan semarang panas terik sejak pukul 09.00.
hari ini, sore hari, semarang di hinggapi petir2 yang bersambutan di antara rintikan hujan dan bau debu jalanan yang terbang dri aspal.

hari ini,sebelum hujan banyak kawan mahasiswa yang bersuka-cita.
bertemu dengan pembimbingnya dengan tandatangan sakti di lembar pengesahan. bertemu dengan para pengujinya dengan akhir tepuk tangan haru. bertemu dengan senjanya dengan sebuah senyum indah. bertemu dengan sore yang mengeringkan pakian jemuran.

hari ini hujan sore hari. menatap langit yang hitam kebiru-biruan dengan titik embun hujan. bersama derai tawa akan sebuah cita-cita dan asa.

hari ini hujan sore hari,entah kenapa aku juga bahagia.

semangat menghajar

kata orang memotivasi,
kalo kau ingin membuang masa lalu limpahkanlah pada alam. teriak sekeras-kerasnya pada alam,alam akan menjawabnya : "sabarlah,nak"
dan kata "sabarlah,nak" aka kau rasakan dalam hati dengan lembut sekali hingga rongga dada mu yang tadi sesak menjadi lenggang,karena alam menyerap semua sesak dalam dada itu.

seorang lain memotivasi,
jika kau ingin membuang muak,hajarlah yang membuat hati mu muak! limpahkan segala kesal pada pembuat muak itu,niscaya segala kesal mu akan hilang.
namun,seorang lain itu melanjutkan perkataannya,setelah hilang rasa kesal itu hanya ada sesal yang tertinggal dalam diri.

semua pilihan. selamat menghajar dengan semangat.

selamat tidur,kawan

tidur adalah istirahat, begitu kira2 dosen berkata di muka kelas tadi pagi.
tidur mengistirahatkan raga yang sudah seharian bergerak kerja untuk menemani cahaya kehidupan.
tidur adalah memendam jenuh akan aktivitas dunia.
tidur adalah sebuah perjalanan jiwa melanglangbuana entah kemana.
tidur adalah tidur.
meninggalkan sejenak dunia fana,walau kadang tidak semua pergi ke alam mimpi.

"selamat ‘tidur’ kawan"
selama ini terlalu jenuh dunia kau buat.
alam sana mungkin adalah sebuah keabadian cita-cita mu dan cinta mu.

istirahat yang tenang. ada tugas yang bisa kau lakukan dan ada tugas yang tidak bisa kau lakukan.
mungkin ini saatnya aku yang berperan.

Next Page »