tanpa

tanpa berniat menyinggung siapa pun bahkan diri sendiri.
saya hanya ingin melampiaskan segalanya dalam kata2 ini saja.
kalo pun ada pihak yang tersinggung sebelumnya saya mohon maaf.

kata yang paling goblok-goblokan adalah kata yang kasar dan penuh kekotoran  baik arti harfiahnyanya maupun secara  tersembunyi.

kata yang  paling tolol setolol2nya adalah kata yang keluar dari mulut tanpa ada hal yang terpikirkan oleh hatri dan otak.

dan kata yang paling bajingan adalah kata yang terlontar tanpa melihat apa yang akan terjadi reaksi terhadap orang yang menerimanya.

jadi,kalo kalian bajiangan tolol dan goblok segera lah bertaubat akan ke kerdilan hati ini,termasuk saya.

tidak ada maksuk melontarkan segala maksud tersebut kepada mu yang ternyata mencinta itu.

tidak ada senyum manis yang dirasa terhadap apa yang terjadi kemarin,kemarin lusa.

hanya sekedar luapan emosi karena belom bisa menikmati malam dengan mata terlelap.

hanya karena reaksi kafein dan nikotin yang memacu ucapan dan pola pikir untuk menemani sang rembulan dan semangat untuk menjadi yang terbaik– lagi2 status gender menjadi tameng.

tidak ada maksud buruk apalagi membuat hati mu terluka karena tingginya nada suara karena saya memang merasa tidak ramah tapi usaha untuk sopan ada.

tidak ada maksud membenci karena ternyata hati dalam lubuk berkata lain,saya mulai menyukaimu bukan lagi mengagumi bahkan memproses menjadi mencinta.

tidak ada maksud mengekang walau yang ada rasa khawatir akan semua keindahan mu tercoreng karena sebuah salah langkah yang tak terpikir

tidak ada maksud membentak yang ada dalam sanibari adalah sebuah ketegasan agar kau tetap aman.

sayang ternyata semua itu hanya berbuah racun yang endemik dalam hatimu.
ada sebuah penolakan dalam antibody tubuh yang seperti segera yakin dan tau ada sebuah bakteri atau virus yang harus segera dilawan oleh sel darah putihmu.

sepertinya saya menduga tidak ada usaha yang meyakini saya bahwa semua yang kau lakukan aklan berbuah madu yang akan menjalani proses pengenalan atau lebih tepatnya saling mengenal.

oleh karena itu.
lupakan semua. saya juga sepertinya. karena korban disini secara sepihak saya mengkalim adalah saya.

mari kira hidupkan lilin kita masing2 dan menerjang dengan kompas sendiri-sendiri dengan arah mata angin yang sudah ditentukan sebelumnya-yang sudah pasti berbeda antara kita berdua. jangan ada dendam,jikja ingin marah,marahlah sejadi-jadinya. setelah itu mari kita menjadi 2 insan yang bersilaturahim seperti sedia kala dulu sebelum malaikan cinta menabur benih2 cinta yang ternyata tuan proses mempunyai niatan lain akan sebuah hikmah.

selamat jalan dan selamat tinggal. janganlah kita mengutuk gelap ini.
terimakasih. tanpa mu semua akan baik2 saja kemudian,walau agak terseok di awal langkah.

No comments yet. Be the first.

Leave a Reply