May 11, 2008
perjalanan
ternyata sebuah perjalanan itu sarat makna.
bodohnya saya baru sadar, lebih tepatnya sadar sambel kalo disadarin baru sadar padahal dulu pernah disadarkan jua.
dalam setiap stasiun pemberhentian, selalu saja ada orang yang terkadang mengingatkan pada orang yang dulu kita kenal di stasiun sebelumnya. entah senyumnya yang sama. cara memakinya yang sama. gaya jabat tangannya yang sama atau sekedar ginsul tersembunyi di balik bibir yang indah.
dan.
setiap perjalanan selalu ada kawan baru juga rindu yang baru.
pastinya ada juga rasa sedih yang baru.
juga Asa yang baru.
tapi,dari semua itu gw mencoba dan belajar untuk tidak ada sebuah sesal.
Filed by kopidanmalam at 5:52 am under Uncategorized