seratus

seratus
ratus
beratus-ratus
50+50
25 x 4
cepek deach…
100!

warna

aku memang belum peduli,karena itu aku belajar.
entah apa warna kesukaan mu. hijau pikir ku.
aku tak tak apa kesukaan makananmu. nasi,pikir ku [karena kau orang indonesia yang di wajibkan sedari kecil untuk makan nasi hah ha ha]
entah apa minuman kesukaan mu. air putih,mungkin kerema air putih naik bagi kesehatan]
aku tau kamu tidak suka dengan rokok,makannya hmm…

tapi,manusia telalu mudah melihat kekurangan.
beda.
kamu berbeda.
itu saja,warna yang memudar menjadikan kamu jadi seorang yang beda walau jadi terlihat manis.
tapi,kamu sekarang berbeda. walau tatap manis.

bagaimana dan apa?

bagaimana menarik semangat anak2 itu?
apa arti semua ini? yang telah kita lakukan bersama2?
bagaimana menyatukan mereka?
sengan semangat bersama-sama?
ini non-profit!
tapi,kita bisa mandiri berdikari!
hajar semua.
kita bisa me-nusantara.
mendunia,bahkan.
kita bukan kaum terbuang,Kawan!
ada banyak hikmah yang kan kita ambil dari sebuah bencana.
gelas kosong setengah dengan gelas isi setengah
adalah contoh dengan objek yang sama tapi cara pandang yang beda.
semua adalah pilihan,karena manusia adalah pemuas kepuasan yang terbatas dengan kemampuan dan keterbatasan yang terbatas pula.
apa yang kita pilih tidak bisa di puaskan segalanya,ada yang perlu dikorbankan!
dan,ikhlas dan sabar adalah penawarnya.

apapun itu,Tuhan pasti menjawabnya.
kitapun,menjawab:AMIN.

tapi,bro!
apa dan bagaimana aku belum tau untuk itu semua.
teknis memang.
oleh karena itu,ada keraguan dalam hati untuk maju…
kawan,berisedikit aku perjuangan agar kita sama2 bebas bersaman.

^^

saya hanya ingin tertawa.
setidaknya mencoba untuk melupankan apa yang terjadi beberapa waktu lalu…
sebuah reaksi manusiawi dengan aksi-aksi gambus dalam sebuah mimik ekspresi kolot yang najis kalo di ingat-ingat kembali.

seorang kawan memberi masukan:
1. di blok semua
2. masukan dalam recycle bin
3. lalu,delete [jangan di restore]
4. tata ulang niat
    a. katanya mau berenti negerokok
    b. katanya mau kamar bersih
    c. katanya mau jadi dosen
5. aksi perbaiki diri.
6. Tuhan itu ada! dan "Tuhan seperti apa yang lo pikirkan…"
7. "…lo tuh manusia,ada kewajiaban dan ada hak yang akan diterima..."

8. *ini gw dapet dari pelem AAC,"Islam itu sabar dan ikhlas"*

lalu,bintang2 warna-warni yang kelap-kelip akan menari-nari bersama senyum itu,disana.

hanya sebuah kalimat [kata yang tersusun]

hai..
kalo memang sudah waktuku mengarungi laut senja di atas pulau ini,arungi semua gelombang yang naik turun dan arus yang bergerak oleh parameter2Nya,,aku siap!

lalu bagaimana kau?
akankah menunggu ku di sudut lentera pelangi warna-warni itu?
bersama kesucian cinta yang kita janjikan bersama Ia-sang Maha Bijak

kalo memang kau itu adalah segalanya yang akan mengingatkan bahwa tidak semua tantangan itu harus kita tantang,aku siap arungi selat dan maju ke samudera.

akankah ibu dan ayah ku menerima mu,dengan segenap jiwa raga mereka?
adik-adiku,kakak dan keluraga besar ku?

kalo pun aku harus mengubah segala perangai walau sekecil apapun itu-merapihkan kamar,menyapu,mencuci baju dan menyetrikannya,aku siap!

lalu kamar yang warna warni dengan jendela menhadap ke timur untuk melihat petala2 hidup dan pintu menghadap barat untuk melihat keajaiban hari.
dengan kotak2 ajaib yang kan selalu memberikan wana jingga di sore harinya.
lalu meja dan kursi kecil di taman untuk melihat senyum mu dan melatih ku untuk tersenyum dan kita saling tersenyum. bersama.

dengan box2 kecil berwarna biru cerah di sudut kamar kita dengan huruf besar TIVAL Jr.. hah ha,

lalu?
lalu bagaimana dengan keluargamu?
bagaimana dengan mu?

jangankan mengrangkai kata menjadi kalimat.
jangankan merangkai ratutan2 bambu dan rotan untuk rumah dengan pintu dan jendela yang menghadap muncul dan tenggelamnya matahari.
jangankan memberikan nama box kecil biru cerah itu.
jangankan mengenalkan kau pada keluarga besar ku atau aku dengan keluarga besar mu.

nama cantik mu,rupa indah mu dan kelembutan hatimu aku belum tau.
kita belum pernah bertemu,manis…

Tuhan masih menjaga kesucian cinta ini.
menjaga kalimat dari rangkaian kata manis penuh senyum ku hanya untuk mu,kamu seorang.

"tulang rusuk sejati ku,entah di sudut jendela mana kau yang sedang bertasbih kepadaNya akan kehadiran ku,doakan aku…"

*entah darimana,aku terpengaruh oleh sebuah blog di dunia maya.. semarang *

para prajurit di bawah puncak

tanpa barisan yang garang
yang tercoreng moreng
mereka tampak lentur
gemulai ketika itu di dalam
kabut tanpa panglima perang
yang memegang tongkat komando
sekedar peluit dan kaca mata hitam
ketipung bersatu organ dalam satu
kebersamaan dijaga oleh beberapa air 7warna
dan makanan 7rupa
tak peduli traktor pembangunan yang mengusur
rawa sari di pusat
lenggak lengkok di bawah kawah sindoro
menarikan tarian leluhur
entah dimana saat itu
kami
para prajurit di bawah punck sindoro
memapah kebudaayan yang tertatih
jajahan bangsa sendiri

*buntu,sekedar catatan perjalanan saja belum kelar! sial*

apapun

kalopun esok memang waktunya,akan ku tunggu.
apapun jawabannya…
mungkin hanya ada hujan dan embun
atau sekedar gerimis-embun.

hmm.. atau malah sebuah halilintar besar yang tiba?
entah.

saat ini atau esok mungkin sama saja.
sama saja karena Tuhan tetap pada pendirianNya.
dan,yang hanya bisa aku lalukan berusaha.

kalopun temanggung lebih layak untuk disusuri tanah dan udaranya di banding blora. apapun harus aku jalani,saat ini. bukan tidak!
karena,Tuhan tetap pada titik egoisnya besarNya.

jika,Tuhan jawab :iya.aku dia dan mereka mungkin akan sama2 berjuang pada masa2 ini.

jika,Tuhan jawab :nanti.
hanya aku yang akan berjuang esok tanpa ia dan mereka.

jika,Tuhan jawab :tidak.
ha…??!! mungkin aku ‘kan lama meminang mu [hah hahaha!]

apapun itu. Tuhan pasti menjawab.

jalan itu ada

jalan itu memang ada
entah untuk siapa tapi ada

aku mencintai mu
aku menyayangi mu

tapi,jalan itu adalah pilihan dan proses
seperti cinta
seperti duka

langit biru berseru untuk memilih
langit biru merencanakan apa yang diri rencanakan

satu di tambah satu mungkin dua
tapi hidup kita,kau dan aku tidak ber-logika dan nalar
kita terlalu mengalir sehingga melamun
seperti air yang terombang-ambing di talas

jalan itu ada dan memang ada
entah untuk siapa tapi ada
hanya ada,mereka yang memilih

mbok

mbok,aku cuma mau bilang
"manusia ini titipan dari Sang Gusti"
mbok,hanya itu yang mau aku bilang.
"aku titipanNya"

matahari dan purnama selalu berkejaran.
biji cilik yang bapak tanam bersama mu sudah tumbuh besar,mbok…
embun dan gerimis sudah menemani ku lama.
terik dan awan pernah menemani ku pula.

mbok,ku cium kening dan kaki mu.
tanda sujud ku kepadaNya terhadap perintah memuliakan ibu.

aku kan terbang melayang entah kemana tanpa bayang mu.
melihat itu afrika.
beteduh di belantara hutan2 kalimantan.
dan,sejenak melihat dasar laut yang misteri.

mbok,ingat cerita penjelajah angkasa yang berkelana mengitari
dunia,yang selalu kau ceritakan?
atau sekedar cerita kepahlawanan si mbah,yang di cap pemberontak PRRI
karena kesal dengan sentaralisasi bung karno?

heh he,mbok…
aku memang sudah takdir alam untuk menuruni tabiat si mbah.
aku memang sudah takdir dunia untu mengagumi cerita mu setiap malam
ketika aku masih kecil dulu.

aku menjelajah untuk menempa diri karena aku leleki,mbok…
aku memberontak karena aku tahu itu memang sebuah pelanggaran.

waduh,mbok…
akhirnya aku menangis.

jika memang aku sudah ditakdirkan untuk melihat dan bersama
kesengsaraan,aku akan selalu mencoba tersenyum,mbok…
aku ingat kata2 si mbah dari pak de,
"jika kamu mau hidup jangan separo. jadilah bandit,bandit yang besar
jangan sekedar tukang copet. jika jadi tentara,jadilah jendral besar!"

aku akan coba ternyum,mbok…
tenane!
walau itu senyum pahit dan pilu.

jika memang takdir menuntun ku untuk bersama kebahagiaan dan kecukupan,
aku ‘kan pulang,ban berterik sepanjang malam dan hari di seluruh dusun
bahwa aku adalah anak mu!

mbok,aku anak mu.
hanya satu cita2 ku : kau bangga dan bahagia punya aku!

intinya

yah..yah..
saya memang masih busuk dan bodoh.
hanya tau itu ilmu belum bisa amalnya.

semua intinya apa?
apa maknanya?

islam itu intinya sabar dan iklas.
lo? pigimane?

Next Page »