February 19, 2008
SOS [save our sea]
hmm..
save our sea adalah sebuah nama yang sangat berat bagi gua pada awalnya dan sedikit norak pula. tidak cadas istilah gw nya.
berat karena ini,save our sea adalah isu global yang terimbas dari kata-kata yag sering di lontarkan dari moncong-moncong radio dan televisi,GLOBAL WARMING!
tidak cadas karena Seve Our Sea adalah plesetan dari Save Our Soul.
karena memang tidak ada ide lain dari kretifitas gw dan beberapa kawan yang (pada awalnya) tidak setuju,kami harus setuju karena memang tidak bisa memberi ide lain untuk mana kegiatan perkenalan kampus itu.
dulu namanya KOMPAK,ini bertahan hingga beberapa tahun hanya akronim nya saja yang berbeda arti
lalu Back to Sea.
kemudian ATLANTIS.
tahun 2008 menjadi SOS ,alasannya? yaa.. itu tadi yang di jelaskan diawal dan alasan utama adalah kami tidak mau sama dengan taun-taun yang lalu hah ha! kita kudu kreatip!
secara teknis acara tidak banyak yang berubah dengan back to sea,untuk acara outdoor nya. kenapa? karena back to sea adalah acara perkenalan kampus untuk mahasiswa 2005 dan panitia SOS saat ini adalah mahasisa perikanan 2005. tidak banyak yang berubah,untuk garis besarnya sama.
namun,kami meramu teknis SOS tidak mentah mentah sama plek dengan b2s,singkatan dari back to sea.
SOS ada 2 kegiatan besar.
pertama indoor. ini adalah kegiatan dalam ruangan di semarang yang memberikan materi-materi kepada temen-temen 2007 sekaligus perkenalan apaitu perikanan undip. materi-materi mencakup manajemen organisasi,perkenalan UKK di kampus dan perkenalan progran studi di jurusan perikanan undip.
kita memakai waktu sabtu dan minggu untuk kegiatan indoor ini alasannya ruangan kalo hari kerja/kuliah gada yang kosong. jujur dan sejujurnya konsep indoor dn outdoor adalah sebuah konsep pelatihan dasar dari salah satu UKK yang ada di jurusan perikanan undip tersebut. jadi ada pemberian materi dan ada waktu khusus untuk aplikasinya.
yah.. secarakeseluruhan acara indoor SOS berhasil,walau ada beberapa kesalahan-kesalahan teknis yang tidak terlalu menggangu acara. intinya,ketika itu,kami, para panitia sudah siapdan bisa dengan perubahan2 teknis kecil.
contoh penambahan acara adalah pemberian cap logo SOS. ide dari pemberian cap ini ketika saya (korlap), fajri (ketua KMP), ario (ketua pelaksana SOS) dan beberapa kawan2 dari seksi keamanan dan kawan2 dari seksi lapangan sedang meniklmati rokok dan snack di parkiran motor. ide itu muncul begitu aja. dan kami langsung sepakat [yeaahh.. kebetulan walau hanya segelintir tapi yang menyetujuinya adalah orang2 yang memang punya wewanang atau tanggung jawab untuk memutuskanhah ha!]
jadilah semua baju putih kawan2 2007 kita cap semua. tanpa terkecuali. hanya orang2 yang merugi saja tidak punya baju bercap SOS heh he….
lalu,kami pula,memberika tugas untuk kawan2 2007 untuk membuat tulisan tentang kegiatan SOSindoor ini yang mereka ikuti. tujuannya? kami ingin tau sejauh manakawan2 2007 menanggapi kegiatan indoor,buat persiapan juga kegiatan outdoor di jepara.
setelah tugas itu dikumpulkan,kami (berati disana ada saya) mendapatkan laporan ada beberapa orang ‘pilihan’. jujur,awal kabar yang datang ke saya terutama ada pesana untuk ‘membelai’ mereka dengan tegas. mereka itu adalah orang yang menjelak-jelekan kegiatan ini.
hah ha! maklumlah dengan panitia yang banyak ini dan dari basic organisasi yang berbeda-beda kita mendapatkan masukan yang berbeda-beda pula…
satu hal yang gw suka,panitia SOS ini nyantai-nyantai dalam mengambil tindakan. mereka tidak termakan emosi untuk memanjakan ego senioritasnya,akhirnya kebijakan yang diambil kita ’sidangkan’ kawan2 yang menjelek-jelekan acara kita.
sidang dalam hal ini adalah kita pancing2 lagi emosi mereka,mereka adalah orang2 yang berani,mereka adalah orang2 yang tidak mau hidup terjajah. mereka adalah orang2 yang tidak mau terbelenggu kebebasannya hanya kerena gw adalah anak baru. itulah mengapa kita ’sidangkan’ mereka di suatu ruangan kecil berAC.
tidak ada intimidasi ketika itu. tidak ada marah-marahan ketika itu. kami,kita berdiskusi.
mengapa adek2 ini mengangap kegiatan ini tidak ada gunannya?
mengapa mereka sinis dengan panitia?
dan,mengapa mereka berani?
pertanyan terakhirlah yang menjadikan motivasi kita untuk membina mereka.
kita tau bahwa mereka tahu tulisan-tulisan yang mereka buat tentu akan di baca oleh senior pendampingnya.
kita tau bahwa mereka tahu jurusan perikanan di beberapa masyarakat sosial dipandang sebelah mata.
kita tau bahwa mereka tahu kalo pun SPMB (seleksi penerimaan mahasiswa baru) paling perikanan adalah pilihan ke-3 untuk IPC dan pilihan ke-2 untuk IPA intinya adalah pilihan terkhir.
dasar-dasar diataslah yang membuat kita untuk bisa membangkitkan semangat mereka bahwa jurusan perikanan bukanlah sebuah jurusan ecek-ecek…
lagipula,menurut saya, kuliah bukanlah sebuah jalur yang akan memberiakan sebuah gerbang megah pekerjaan.
banyak anak pertanian kerjanya di belakang meja teller.
anak arkeolog malah kerja di perusahaan tambang minyak
bahkan,joko anwar (sutradara janji joni) lulusan itb teknik penerbangan.
kuliah adalah membuka pola pikir kita menjadi sistematis.
kuliah membuka jalur2 sosial masyarakat.
kuliah adalah fase-fase pemurnian daerah abu-abu ketika SMU dulu.
bukankah nenek moyang kita dalah pelaut.
bukankah garis pantai indonesia adalah salah satu terpanjang didunia.
bukankah air lebih banyak di banding daratan di muka bumi ini.
hal2-hal diatas itulah yang memberikan motivasi kami untuk berubah,untuk memberontak terhadap cemooh masyarakat awam terhadap mahasiswa baru perikanan yang sudah loyo duluan ketik tau hasil kerjakerasnya ketika SPMB atau ketika mendapat PMDK.
hah ha… yeah,seperti itulah maksud kamim para panitia ketika menjalankannya.
makanya,ada indoor untuk SOS.
gw harap atas nama pribadi semua yang dilakukan baik oleh panitia dan peserta bukanlah hal yang sia-sia namun sebuah pencerahan bagi kesuksesan diri.
Filed by kopidanmalam at 1:25 am under Uncategorized
“sebenarnya,aku ini siapa dan apa?”
suatu hal yang baik saat aku ikut kegiatan SOS
aku pikir semua yang aku jalani baik dari kegiatan indoor maupun outdoor sia2 belaka tapi semakin aku mengerti semuana, aku jd paham kini
aku ckup mengacungi jempol atas kerja keras panitia
thanx banget atas smw yg kalian ksih k aku
aku berharap perikanan bukanlah hal yang bisa dipandang sebelah mata lg sama org2 yang ga’ ngerti alam yang mulai protes
aku udah belajar byk hal ttg org2 yg ada d perikanan
aku ga merasa menyesal berada d tengah2 komunitas perikanan undip
perikanan bkanlah hal yang terakhir u aku pilih tp jurusan itu jd yg pertama dan berarti bwtku
alam mulai memberikan reaksi yang berada d luar nalar kita tp aku yakin hanya org2 yg peduli dan mau bwt merubah itu smw yg akan tetap survive dalam hidup yang ga’ karuan ini
good luck!GBU……..n slam knal…..aku suka ma tulisan mas tipank
aku mw ksh komentar……….
km org yg keliatanna cuek tp bnerna da sisi melankolis dan berusaha bersikap idealis dan mau berjuang untuk maju ke depan dari segala macam pandangan………..
salam kenal juga.
btw,anak mana?
Thx u/ bernadeta.
halo…………. aq nak Semarang koq…
nak undip jg……
nak ikan jg……….
wah ha ha.. k2foo7o14?
ALHAMDULILLAH,aq sudah diterima menjadi mahasiswa perikanan UNdip angkatan 2008..
perikanan tidak sy tempatkan pada pilihan ke 2 tapi pilihan 1!!
perikanan undip adlah impianku sejak SMP!!!
besok aku akan datang lapor diri di semarang untuk memastikan bahwa aku sudah benar benar menjadi mahasiswa perikanan UNDIP!!!
mohon dukungan kakak kakak semua..
yoi. selamat!!
I just want to take some money!
Press here
Assalamualikum
SOS sudah lama banget ya?tapi g pa2 dibahas lagi.he, baru buka ni blog si
SOS menurutku sudah bagus. Terutama pas acara indoor, saat Mas Tofan ngisi tentang leadhership, smangatku benar2 membara waktu itu. Apalagi setelah selesai SOS hampir semua orang di 4 prodi aku kenal meski kadang lupa namanya. Artinya apa??SOS merupakan tempat saling mengenal teman dari prodi lain. but so far its ok, no problem.
Proses penyesuaian lapangan dari siswa ke mahasiswa memang penting, biasanya lewat program orientasi kampus ato sekarang PPMB (program penerimaan mahasiswa baru) tingkat Fakultas maupunn jurusan.
SOS aku nilai lumayan mendidik juga, aku bisa tahu bagaimana memimpin (aku ketua kelompok Lhoo) dan dipimpin orang. Bgaimana aku berkomunikasi dan memecahkan masalah.
Untuk panitia, Mas Tipang (korlap), Mas ARyo (ketua), Mas Fajri (KMP), sudah bagus, biasalah saat ospek memang kayak gitu kita pengen menerapkan disiplin pada maba. Tapi saran sya jangan terlalu over, maba kalo sudah di pressure banget pikiran mereka jadi negatif, misal mengumpat ke senior, doa yang jelek2 dll. Saran saya si buat acara itu bermanfaat seutuhnya, yang benar2 berkualitas, berbobot dan mendalam kesan baik di maba. sering acara dilatarbelakangi untuk meningkatkan kedisiplinan, kebersamaan, pengertian dll, tapi kemasan dan cara penyampainnya kurang tepat, bahkann ada yang cenderung kepada acara perponcloan, pelecehan, dan penindasan. BUkan senioritas yang ditonjolkan tapi KETELADANAN. Contohnya suruh hormat ke IKAN kayak hormatnya ke Bendera RI. Apa jika kita menghormati makhluk hidup harus selalu dengan Hormat dengan tangan di dahi???? dan juga penyampainnya jangan sampai terbumbui oleh premanisme, arogansi, dengan kata2 kotor dan sebagainya. Dan terpenting FOLLOW-Up SOS itu sendiri, apa setelah SOS selesai ya dah Bubar gitu ja, ato ada yang ingin panitia lihat hasilnya.
Harapan ku kedepan OSPEK bisa membekali hal2 yang benar2 bermanfaat bagi maba. Sukses untuk kepanitian selanjutnya?
perikanan memang bukan jurusan favorit di Universitas. Oleh karena itu kebanyakan memang yang masuk situ orang2 “terasing”(maaf). [Insyaallah aku g]. Benar mahasiswa perikanan natinya tidak pasti akan bekerja dibidangnya. Yang jelas semasa mahasiswa kita harus benar2 bisa memanfaatkan semua yang kita punya untuk membangun potensi diri, entah lewat KARYA ILMIAH MAHASISWA, ORGANISASI, dan hal lain yang nantinya bisa memebawa nama harum JURUSAN. G deh kalo cuma masuk kuliah doang. LEJITKAN POTENSIMU TEMAN2!!!
Jaya Perikanan UNDIP
Panca Dias P
to: panca dias p
terimaksih sebelumnya,saya mencoba memberikan beberapa tanggapan.
dulu,ketika menulis-salah satunya yang sedang di komentari ini-saya hanya menganggap hasil karya sampah yang ada pada sisi saya lainnya…
seperti teknik BIPORI,sampah itu bisa di kelola lalu jadi manfaat.
teladan adalah perintah tanpa kata-kata.
prinsip itu selalu terkenang dalam benak saya,walaupun sekeras apapun di coba masih belom bisa saya melaksanakannya (sumpah,coy! susah bet!!)
dalam situasi lapangan,konsep sebagus apapun tidak akan tidak melesat barang 0.001%. artinya,selalu ada kendala prosedural/teknis/human error.kalo ada hal-hal yang diluar kendali,itu memang benar adanya.
dengan konsep kesiplinan apapun,mengurus manusia (panitia juga peserta) itu tidak seudah yang dikira..
hah haha…
hormat ikan?
jujur,bung…
ide itu saya dapat dari seorang kawan di salah satu institut di bogor.
knp di terapkan,hormat ikan?
sekedar menumbuhkan pengalaman bahwa mulai saat semester 1 lo semua pada bakal berkutat dengan ikan dan ekosistemnya.
,ulai dari jeroaanya,bagaimana hidupnya,mencari tempat bertelur,mencari tempat untuk mendapatkan makan,fiologi,morfologi,pH,temperature dkk yang berhubungan dengan ikan. setidaknya hormati,lalu senangi!
premanisme,arogansi,kata2 kotor..
hm..
premanisme. tingkah laku selaksana preman.
kita pakai saja istilah ini walau asosiasi maknanya negatif sekali.
coba bung liat dari sisi yang berbeda.
sisi dari panitia.
berapa ketika itu pesertanya?
sekitar 200 orang. semua anak baru. semua dari budaya dan lingkungan yang berbeda.
panitanya?
yaa.. seratus orang kurang.
rationya 1:2
satu panitia memegang 2 peserta.
tapi,dalam sebuah kegiatan panitia sudah punya job des-nya masing2.
ada yang langsung bersinggungan dengan peserta,seperti LAPANGAN,SENIOR PENDAMPING,KESEHATAN.
ada juga yang tidak langsung.
DANUS,SEKRETARIATAN,BENDAHARA.
ada tim teknis.
PERALATAN DAN PERLENGKAPAN,TRANSPORTASI.
oke,tidak semua (baik peserta dan panitia) punya rasa puas yang sama.
jadi,’premanisme’ (dalam tanda kutip yaa..) yang di bentuk hanya boleh oleh tim LAPANGAN. dan,sudah ada standar yang di sepakati bersama dengan pihak kampus. juga sudah ada tim yang profesional di kesehatan jika terjadi hal yang tak di inginkan (KSR-adalah Korps Suka Rela,yang sudah teruji kemampuan medisnya di UNDIP).
walau ketika di lapangan,tim eksekutor adalah kawan2 LAPANGAN namun semua di kontrol KSR dan harus dapat persetujuan KSR mana MABA yang boleh ikut kegiatan. dan,semua itu hanya DALAM kerangka kegiatan LAPANGAN.
hah haha…
emang SPnya berlaku premanisme juga y?
atau ketua-nya?
atau,logistik?
atau,konsumsi?
jadi,pernyataan ”premanisme” hanya cocok untuk tim lapangan.
bukan SOS secara keseluruhan.
arogansi dan kata-kata kotor.
hah haha..
kata2nya tinggi juga ya..
ya..
itu kadamng bagian dari mendidik.
sebuah mendidik yang tidak baik.
namun ada kenangan. entah kengan baik maupun buruk.
betul,bung…
yang diinginkan adalah FOLLOW-Up nya.
yang di harapkan OUTPUT nya adalah sebuah kebersamaan.
tapi,kita tidak bisa membentuk karakter seseorang hanya dengan 3 hari 2 malam.
SOS hanya sekedar sebuah simulasi menuju ke sana.
nyok,rame-rame. mengembangkan diri dan mengharigai.
karena yang dapat menghargai kita adalah diri kita sendiri.
menusantara,menyala dan mermanfaat.
thx,sudah merangsang saya untuk menulis kembali di blog ‘busuk’ ini.
-tival godoras-