akhir

tanpa alkohol semua lancar
hanya cocot yang berdarah,itupun mimisan
hanya hangat2 tai kuda,lalu dingin mengering
ada beberapa iman yang bisa menengahi
mungkin sebagian kecilnya punya gw

kalo hati boleh jujur
ingin ada darah dan luka
sebagai kenangan permanen
tapi itu perangai lama
sebuah lembar bergambar dan bisikan2 kecil
yang menyelimuti tawa dalam letih

kalo boleh jujur
gw letih raga
gw menikmati
gw termotivasi

3 Responses to “akhir”

  1. January 6th, 2007 | 12:53 am

    ada kesan “BAD BOY”dalam tulisan mu…Q Bnr2 g` Paham…Sulit bgt untuk memahami km…kadang Q ngerasa g kenal km…

  2. March 11th, 2008 | 7:52 pm

    saya saja kadang tidak paham juga…

  3.   tipank
    July 14th, 2008 | 6:54 am

    gak selamanya rambut gondrong terurai serta brewok terpampang di wajah.

    proses,bergegas menuju yang baik.

Leave a Reply